![]() |
Dok, foto; DPRD Kabupaten Tulungagung Gelar Rapat Paripurna dan Sertijab Bupati-Wakil Bupati Terpilih 2025-2030. Selasa (4/3/2025). |
MSRI, TULUNGAGUNG - Pembukaan Rapat Paripurna dipimpin langsung ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Marsono., S.Sos., dan di dampingi para wakil ketua DPRD. Dalam sambutannya Marsono yang akrab di panggil itu menyampaikan ucapan selamat kepada bupati dan wakil bupati terpilih yang baru di lantik oleh Presiden Republik Indonesia (RI) di istana kepresidenan Jakarta pada hari Kamis 20 februari 2025.
Sebelum serah terima jabatan (Sertijab) Gubernur Jatim, Bupati dan Wakil Bupati juga berikan santunan kepada anak anak yatim dan langsung dilanjutkan penyampaian pidato visi-misi oleh Bupati
Tulungagung periode 2025-2030, Gatut Sunu Wibowo, di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bangsa. Selasa malam (4/3/2025).
Acara ini dihadiri oleh jajaran pemerintahan daerah, Forkopimda, tokoh masyarakat, tokoh agama dan dihadiri dari 47 anggota DPRD, Kapolrestulungagung dan juga Dandim Tulungagung serta Kepala Kejaksaan Negeri dan juga para tamuundangan.
![]() |
Dok, foto; Wartawan MSRI saat mewancarai Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. |
Visi dan Misi Bupati Tulungagung 2025-2030
Dalam pidatonya, Gatut Sunu Wibowo menegaskan visi kepemimpinannya, yakni :
"Masyarakat Tulungagung yang Sejahtera, Maju, dan Berakhlak Mulia Sepanjang Masa."
Untuk mencapai visi tersebut, ia merumuskan beberapa misi strategis:
1. Penguatan sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai basis utama
ekonomi daerah melalui pengembangan industri agroindustri modern.
2. Pengembangan pusat perdagangan dan pariwisata guna meningkatkan
perekonomian masyarakat.
3. Pembangunan infrastruktur merata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi
berbasis wilayah.
4. Peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui layanan pendidikan dan
kesehatan yang berkualitas.
5. Penciptaan masyarakat yang berkarakter dan berbudaya demi kehidupan yang
harmonis dan aman.
6. Pelestarian lingkungan hidup untuk menjamin keberlanjutan pembangunan.
7. Pengentasan kemiskinan secara berkelanjutan dengan membuka akses
pembangunan bagi masyarakat miskin.
8. Mewujudkan birokrasi yang profesional dan bersih dari korupsi guna memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Gatut Sunu juga menegaskan bahwa pemerintahannya akan membangun komunikasi yang erat dengan DPRD dan Forkopimda untuk memastikan kelancaran visi dan misi tersebut.
![]() |
Dok, foto; Bupati-Wakil Bupati terpilih sambut kedatangan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. |
Dukungan dari Gubernur Jawa Timur
Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menyampaikan apresiasi terhadap visi Kabupaten Tulungagung yang menekankan kesejahteraan dan akhlak mulia. Ia menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mendukung program prioritas nasional, termasuk:
• Program Makan Bergizi Gratis untuk meningkatkan kualitas generasi muda.
• Pemberantasan Tuberkulosis (TB), mengingat Indonesia menempati posisi kedua tertinggi di dunia dalam kasus TB dengan menyiapkan Pembangunan Sekolah ber asrama bagi anak SD, SMP, SMA mereka bisa di asramakan dengan standart kurikulum yang kira kira kurikulum yang berkualitas dan kualifikasinya adalah dari keluarga miskin dan keluarga miskin ekstrim. Pemerintah juga akan menyiapkan anggaran 100 miliar untuk membangun," ujarnya Khofifah.
Peningkatan sektor ketenagakerjaan melalui efisiensi anggaran dan komunikasi intensif dengan dunia usaha untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka.
Berdasarkan dari data yang dihimpun Media Suara Rakyat Indonesia (MSRI) Gubernur Khofifah juga menekankan pentingnya keberlanjutan program pembangunan, baik di tingkat Kabupaten, Provinsi, maupun Nasional.
Komitmen Pembangunan dan Efisiensi Anggaran harus di tekan semaksimal mungkin." jelasnya Gubeng Jatim Khofifah kepada wartawan MSRI.
Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin menambahkan, bahwa pemerintah daerah akan terus berkomunikasi dengan OPD terkait guna merealisasikan program-program strategis, termasuk optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD) melalui kebijakan efisiensi anggaran," ucap Wabup Ahmad.
Gatut Sunu pun menegaskan bahwa pemerintahannya akan fokus pada pengelolaan anggaran yang efektif serta berupaya menghindari program yang tidak memiliki urgensi tinggi. Kami sudah memanggil Sekda, Bappeda, dan BPKAD untuk memangkas pengeluaran yang tidak terlalu penting demi memastikan efektivitas pembangunan,” ujarnya Gatut Sunu.
Kesimpulan
Sertijab dan rapat Paripurna DPRD Tulungagung ini menjadi awal dari kepemimpinan Bupati Gatut Sunu Wibowo dan Wakil Bupati Ahmad Baharudin untuk lima tahun ke depan. Dengan visi besar dan program strategis yang selaras dengan pemerintah pusat.
Diharapkan Kabupaten Tulungagung bisa dapat terus berkembang menjadi daerah yang bisa maju sejahtera dan juga makmur serta guyub rukun untuk masyarakat di kabupaten tulungagung sepanjang masa," harapannya.
Tim Biro Tulungagung
{ Roni, Kinan, Sisworo, Rahman }
dibaca
Posting Komentar