Media Suara Rakyat Indonesia.id

Sejak Abad ke 16....Nenek Moyang Kita Bukan Lagi Pelaut..tapi Koruptor..Manipulator dan Penjilat

 

Sejak abad ke 16....nenek moyang kita bukan lagi pelaut..tapi Koruptor..manipulator dan penjilat..

MSRI, - Beredar Dokumen yang ditandatangani Gubernur Jenderal Wiliam Deandles yg tersimpan di Museum Arsip Nasional negeri Belanda..

  Sebuah surat tanda Bukti pembayaran buat para pekerja pembuatan Jalan Lintas Jawa di Daerah pantai Utara jawa...jalur yg sampai saat ini kita gunakan sebagai sarana transportasi bernama jalur Pantura..

Jalan yg dibangun dari tahun 1808 --- 1811..jalan ini membentang dari Anyer di jawa barat sampai Panarukan di ujung jawa timur..

Pemerintah Hindia Belanda menyerahkan Ratusan ribu Gulden buat gaji para pekerja jalan itu..kepada para Sultan..bupati..Demang dan para Mandor yang semuanya bergelar Raden,Kanjeng,Gusti..dan mereka semua adalah para kerabat istana Mataram Islam baik yg dari Solo ataupun Jogja..

Tapi apa.....

Uang itu tidak pernah Sampai pada para pekerja..

Diambil dan diKorupsi oleh para bangsat yg saya sebut diatas..

Bahkan makan dan kesehatan para pekerja pun mereka tidak perhatikan..sehingga menyebabkan kematian para pekerja yg sangat banyak..

Siapa bangsat sesungguhnya..??

Lalu para penipu sejarah..para keparat yg suka menutupi kebiadaban para bangsawan Jawa ini menyebut nya sebagai Kerja Paksa..kerja Rodi 

  Diedarkan Narasi sejarah Palsu bahwa pemerintah Belanda melalui Gubernur Jenderal Herman Wiliam Deandles telah melakukan kejahatan kerja paksa..

  Padahal para biadab yg menindas bangsanya sendiri adalah para Bangsawan Jawa..para pengagung Feodalisme..para Londo Ireng yang bergelar Raden Mas..Kanjeng Raden..Gusti Raden..KRT..KRMT..dan gelar gelar feodal lain yg diberikan keraton Jawa..

Para pembohong sejarah menyebar narasi palsu bahwa kejahatan dilakukan oleh Belanda..dan menutupi kebiadaban bangsa nya sendiri..

     Dan penipuan sejarah ini diajarkan di sekolah sekolah sampai saat ini..

Lalu..banyak orang orang  Koplak yg begitu bangga dengan gelar gelar simbol Feodalisme yg diberikan oleh Keraton Jawa ini..sebagai gelar kehormatan..

  Tapi tidak buat saya..bagi saya,gelar gelar itu bukanlah kehormatan..tapi simbol gaya primitif kaum feodal..yg zaman dahulu dipakai untuk mengintimidasi dan menindas rakyat jelata bangsanya sendiri...

Saya sama sekali tidak membela Belanda..saya juga tidak suka pada mereka..mereka itu adalah Kaum Kapitalis..dan Kapitalisme adalah Racun Ekonomi Dunia..

  Tapi saya lebih tidak suka pada sejarah Palsu..

Jadi jika saat ini Indonesia mau memberantas korupsi..itu adalah Hal yang Mustahil...Hil yang Mustahal..karena Korupsi sudah siajarkan 500 tahun lebih pada bangsa ini..oleh kolaborasi ajaran arab dan penguasa Jawa..

{Hen}

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

أحدث أقدم
Media Suara Rakyat Indonesia.id