Media Suara Rakyat Indonesia.id

Sejarah RESERSE MOBILE (RESMOB)

 

Sejarah RESERSE MOBILE (RESMOB)

MSRI, SURABAYA - Pasca pembubaran RESIMEN PELOPOR ( likuidasi organisasi) tahun 1973 personilnya sebagian besar di mutasi ke wilayah di fungsi2, utamanya di fungsi serse, lantas dan sesuai pilihannya, karena jasa2nya dalam perang kemerdekaan dan menumpas para pemberontak.

Karena di Serse banyak mendapatkan personil eks Menpor, maka di manfaatkan sebaiknya sesuai ketrampilannya yang biasa menghadapi KEJAHATAN INTENSITAS TINGGI, maka ide kalah itu membentuk RESMOB yang bisa bergerak cepat quick respon dalam memburu para pejahat. 

Maka perlu membekali diri ketrampilan melalui KURSUS RESMOB pertama tahun 1973 di DEPLAT 007 CIPUTAT dengan berbagai ketrampilan Terjun, REPLING, Snapling, menembak tepat  sasaran anggota Badan untuk melumpuhkan dan teori penangkapan, pengeledahan, penyelidikan.

RESMOB dibentuk oleh Polri dengan tugas spesifik mengatasi masalah kriminalitas yang eskalasinya semakin meningkat dan mengkhawatirkan sejak tahun 1970 an.

Umum diketahui, pada tahun 1980-an, Komando Pemulihan Keamanan dan Ketertiban (Kopkamtib) menggelar sebuah operasi anti kriminal dengan tindakan mengeksekusi para pelaku kriminal tanpa proses pengadilan sebagai shock therapy. 

Atau yang dikenal dengan PETRUS.

Dalam praktiknya, para mantan anggota Pelopor juga banyak yang menjadi komandan tim di satuan pelaksana operasi tersebut bersama-sama dari satuan ABRI lainya. Darah perang yang masih mengalir panas, terkadang mereka menyelesaikan para buruannya dengan timah panas dan bungkus Karung yang terkadang digeletakin dijalanan.

Shock thrapy yang cukup sukses buktinya angka kejahatan dan premanisme menurun drastis. Dimana jaman itu orang yang punya tato di badan gak berani tidur di rumah takut malam-malam dijemput mobil jeep.

Oleh karena itu operasi ini dikritik sebagai  tindakan melanggar hak asasi manusia, sehingga pada tahun 1983 operasi ini dihentikan. Hingga saat ini tidak ada pengakuan resmi dari pemerintah tentang operasi (Petrus) ini.

{Hendra}



Baca Juga

dibaca

Post a Comment

أحدث أقدم
Media Suara Rakyat Indonesia.id