![]() |
Dok, foto; ITS Serahkan 160 Unit Motor Listrik EVITS ke Petrokimia Gresik. Selasa (3/12/2024). |
Surabaya , MSRI - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) melalui PT ITS Tekno Sains menyerahkan 160 unit motor bertenaga listrik Electric Vehicle ITS (EVITS) kepada PT Petrokimia Gresik.
Selain sebagai upaya mengurangi emisi karbon industri, motor listrik ini juga akan digunakan untuk membantu kegiatan operasional di kawasan industri PT Petrokimia Gresik.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV ITS Prof Agus Muhammad Hatta ST MSi PhD menyampaikan, penyerahan motor listrik EVITS ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi strategis antara ITS dan PT Petrokimia Gresik. Kerja sama ini dinilai sebagai wujud nyata komitmen kedua pihak dalam mendukung tercapainya Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-7 mengenai energi bersih.
”EVITS menjadi salah satu inovasi unggulan ITS yang sejalan dengan kebutuhan industri modern. Kendaraan ini dirancang sebagai solusi berkelanjutan yang tidak hanya mendukung efisiensi energi, tetapi juga mendorong pengembangan teknologi hijau untuk menghadapi tantangan operasional di sektor industri,” ujar Prof Agus, Selasa, 3 Desember 2024.
Direktur PT ITS Tekno Sains Dr Ir Ketut Gunarta MT menjelaskan, EVITS telah dilengkapi dengan baterai lithium-ion generasi terbaru yang memungkinkan kendaraan ini menempuh jarak hingga 110 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Selain itu, kendaraan ini dilengkapi dengan sistem pemantauan berbasis Internet of Things (IoT), yang memungkinkan pengguna untuk memonitor kinerja kendaraan secara real-time.
”Kendaraan ini tidak hanya dirancang untuk efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon, tetapi juga untuk menghadapi tantangan berat di lingkungan kerja yang korosif, seperti kawasan Petrokimia dan daerah pesisir. Rangka dari EVITS ini terbuat dari material stainless steel sehingga aman dari korosi,” jelasnya.
Di sisi lain, Direktur Utama PT Petrokimia Gresik Ir Dwi Satriyo Annurogo MT IPU mengapresiasi inovasi EVITS hasil kolaborasi ITS dan PT ITS Tekno Sains tersebut. Menurutnya, kendaraan ini menjadi solusi tepat untuk mendukung efisiensi operasional.
“Teknologi yang dihadirkan tidak hanya selaras dengan visi keberlanjutan kami, tetapi juga sangat praktis untuk mendukung kegiatan operasional,” terangnya.
Dwi berharap, kerja sama antara kedua instansi ini dapat terus berlanjut untuk mendukung PT Petrokimia Gresik dalam merealisasikan visi industri hijau. “Kami berharap kolaborasi ini tidak hanya berhenti di sini, tetapi terus berkembang demi mendorong keberlanjutan di sektor industri,” pungkasnya.
{ Achmad }
dibaca
إرسال تعليق