Media Suara Rakyat Indonesia.id

Hujan Dengan Intensitas Tinggi di Desa Tempuran Mojokerto, Rumah Warga Terendam

Hujan Dengan Intensitas Tinggi di Desa Tempuran Mojokerto, Rumah Warga Terendam
Dok, foto; Hujan Dengan Intensitas Tinggi di Desa Tempuran Mojokerto, Rumah Warga Terendam. Minggu (8/12/2024).

Mojokerto, MSRI - Hujan dengan intensitas tinggi dalam durasi waktu yang cukup lama Menguyur wilayah Desa Tempuran, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, selama dua hari. Akibatnya, di beberapa daerah Tempuran banjir. Minggu (8/12/20124).

Sungai yang kemarin menelan korban jiwa anak memancing kini mluap kepermukiman warga Desa tempuran Mojokerto.

Tergenang banjir dengan ketinggian genangan air bervariasi antara 10 hingga 50 cm. Bahkan, dampaknya beberapa rumah warga terendam air yang masuk kerumah mereka.

Derasnya hujan dua hari berturut-turut mengakibatkan Sungai meluap dan menghayutkan sampah sampah berupa  Ranting tumbuhan, rumput enceng gondok dan kangkung sepanjang aliran sunggai. Memang sungai tersebut disaat kemarao di tumbuhi eceng godok dan kangkung.

Sehingga dari dua tumbuhan tersebut hanyut terbawa arus sungai dan menyumbat di depan pintu Dam Watu Dakon yang berada di bawa jembatan  di dusun prambon.

Adanya sampah rumput kangkung dan enceng gondok mengakibatkan meluapnya air sungai, kini Pemerintah Mojokerto menurunkan alat berat untuk membersikan sampah di aliran sungai di bawa jembtan dusun prambon  dan d jembatan dusun tempuran.

Pembersihan dilakukan oleh TNI, BPBD  dan warga sekitar turut bantu bergotong royong membersihkan sampah yang  menyumbat.

Menurut salah satu warga Desa Tempuran, Sariman (42), hujan deras terjadi sejak Sabtu (7/12/2024) sore.

"Air masuk rumah saya, tingginya lebih dari 50/100 centimeter. Banyak perabot yang rusak," ucap Sariman kepala awak media.

Harapan kami atau warga sekitar semoga ada perhatian dari Pemerintah Mojokerto, agar tidak memicu banjir setiap kali turun hujan," harapannya.

Melihat luapan air sungai bertambah  tak luput air mengenangi area sekolah dan Kantor Desa dan Lahan pertanian tak luput terendam juga. Luapan air bisa  menggagu aktifitas  Kantor Desa dan anak-anak sekolah. 

Kita dan warga berdo.a semoga hujan tidak terlalu lebat agar tidak mengakibatkan luapan air sungai semangkin membesar agar tidak  mengaggu aktifitas warga dan terutama kepada anak+anak sekolah.

{ Myo }

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama
Media Suara Rakyat Indonesia.id