Media Suara Rakyat Indonesia.id

Inventarisasi Potensi Pelanggaran Desain Industri di SIER sebagai Langkah Awal Tahun Tematik 2025

Inventarisasi Potensi Pelanggaran Desain Industri di SIER sebagai Langkah Awal Tahun Tematik 2025
Dok, foto; Inventarisasi Potensi Pelanggaran Desain Industri di SIER sebagai Langkah Awal Tahun Tematik 2025. Jum'at (29/11/2024).

SURABAYA - JAWA TIMUR 

Media Suara Rakyat Indonesia

Dalam rangka mendukung program tematik Tahun Hak Cipta dan Desain Industri 2025, Kanwil Kemenkumham Jatim menggelar kegiatan Inventarisasi Potensi Pelanggaran atas Desain Produk Pelaku Usaha di lingkungan Surabaya Industrial Estate Rungkut (SIER). Acara ini berlangsung pada Jumat, 29 November 2024, di Novotel Samator Surabaya.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Sub Bidang Kekayaan Intelektual Kanwil Kemenkumham Jatim, Gatot Suharto, Legal PT. SIER Hananto, Penyuluh Hukum Madya Wiwin, serta perwakilan perusahaan dari kawasan PT. SIER.

Gatot Suharto dalam sambutannya menegaskan pentingnya langkah inventarisasi ini untuk memastikan perlindungan hukum bagi produk desain industri di kawasan SIER.

“Kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menyukseskan program tematik DJKI Tahun 2025. Kami berharap Bapak/Ibu dapat berdiskusi langsung dengan kami untuk mendaftarkan inovasi perusahaan agar memiliki perlindungan hukum yang pasti,” ujarnya.

Inventarisasi Potensi Pelanggaran Desain Industri di SIER sebagai Langkah Awal Tahun Tematik 2025

Hananto, sebagai perwakilan dari PT. SIER, turut memberikan paparan mengenai profil perusahaan dan jenis industri yang berada di kawasan tersebut. Ia juga menegaskan komitmennya untuk menjadi penghubung antara tenant SIER dengan Kanwil Kemenkumham Jatim dalam mendukung perlindungan desain industri.

Penyuluh Hukum Madya, Wiwin, melengkapi sesi dengan memberikan pengenalan terkait Hak Cipta dan Desain Industri.

“Semoga wawasan yang diberikan hari ini dapat mendorong perusahaan di kawasan SIER untuk lebih aktif dalam mengajukan permohonan Hak Cipta dan Desain Industri pada tahun depan,” pungkasnya.

Acara ini menjadi momentum penting dalam mendukung kesadaran hukum di kalangan pelaku industri sekaligus langkah strategis untuk meningkatkan pendaftaran Hak Cipta dan Desain Industri di Jawa Timur.

{ Achmad }

Baca Juga

dibaca

Post a Comment

أحدث أقدم
Media Suara Rakyat Indonesia.id