![]() |
Dok, foto : Propam dari Polda Jatim saat mengecek senjata api (senpi) di Polres Mojokerto Kota. Senin (9/9/2024). |
MOJOKERTO KOTA, MSR Indonesia - Puluhan personel Polres Mojokerto Kota dan polsek jajaran menjalani tes urine. Inspeksi mendadak (sidak) oleh Bidpropam Polda Jatim ini juga dilakukan dengan memeriksa hampir seratus senjata api (senpi) yang dipegang anggota. Senin (9/9/2024).
Dalam pemeriksaan kemarin, petugas meneliti satu per satu pistol jenis revolver yang tertata rapi di meja aula Hayam Wuruk.
Puluhan senjata itu milik anggota yang berdinas di polres kota dan enam polsek jajaran. ’’Total ada 98 senpi yang diperiksa,’’ kata Kapolres Mojokerto Kota AKBP Daniel Marunduri melalui Kasipropam Iptu Rachmanu Bayu Aji.
Menurutnya, pengecekan dilakukan secara menyeluruh dari segi fungsi hingga kebersihan senpi. Tak hanya itu, petugas juga mencermati kelengkapan surat tanda kepemilikan serta masa berlaku personel pemegang senpi.
Apabila dinyatakan tidak layak, senpi akan ditarik. Pun demikian ada sanksi teguran dan perintah pembersihan langsung jika senpi ditemukan dalam kondisi kotor.
Namun demikian, Bayu menyatakan, hasil pemeriksaan menyatakan semua senpi layak dan bersih. ’’Alhamdulillah tidak ada (yang ditarik),’’ ujarnya.
Menurut dia, pemeriksaan bertujuan mencegah penyalahgunaan senjata serta pelanggaran disiplin oleh anggota.
Karena itu, selain menyasar senjata, sidak dari Tim Bidang Propam Polda Jatim dengan didampingi Wakapolres Kompol Suwarno ini juga meliputi tes urine terhadap anggota.
Para personel yang baru saja mengikuti apel pagi dipilih secara acak untuk diperiksa kandungan urinenya. Sedikitnya, kata Bayu, 28 polisi menjalani pemeriksaan bebas narkoba itu.
’’Untuk yang tes urine, hasilnya semua anggota negatif tidak menggunakan narkotika jenis apa pun,’’ jelasnya. Bayu memastikan pemeriksaan dilakukan secara berkala untuk mencegah penyalagunaan serta peredaran narkoba oleh anggota kepolisian. { M. Ali }
dibaca
Posting Komentar